Musik Indonesia, Sebenarnya Seperti Apa si?

Musik Indonesia, Sebenarnya Seperti Apa si?


Ada banyak hal yang menjadi faktor pembeda karakteristik seseorang, di antaranya ialah latar belakang, jiwa seni, pengalaman, kualitas ilmu yang dikuasai, dan lain sebagainya. ...

Selengkapnya »

www.dapurletter.com www.rakosa-fm.co.id

WANTED 2009: Bersiap Mencari Bintang Baru di Industri Musik

BANYAK yang bilang, ajang ini adalah tempat lahirnya band-band berkualitas yang “jualan”. Benarkah?  Entahlah, tapi dari beberapa band jebolannya, memang sedang merajai blantika musik pop Indonesia saat ini, seperti Dmasiv dan Geisha. Selebihnya?

Apapun kata orang, WANTED [dulu disebut A Mild Live Wanted, atau AMLW], tetap jadi ajang yang diharapkan anak band untuk meraih sukses di blantika musik Indonesia. Melahirkan Dmasiv [2007], Magneto [2008] dan Supernova [2009], kini ajang WANTED ini digelar untuk ke-4 kalinya. Seperti apa perubahannya?

Dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis [21/01/2010], Olivia Naida Siahaan, Brand Manager A Mild menegaskan, event ini semakin tahu semakin menjadi event yang ditunggu pecinta musik Indonesia. “Kami bangga, gelaran ini mampu menghasilkan band-band berbakat baru di Indonesia,” ujarnya.

Ada beberapa perubahan yang digagas untuk menemukan bakal bintang musik masa depan. Beberapa perubahan itu adalah ada beberapa aktivitas pendukung yang benar-benar bisa dirasakan oleh peserta. Misalnya ada WANTED Session, WANTED Selection dan WANTED Camp.

WANTED Sessin adalah ajang berbagi informasi dan pengalaman di industri musik nasional. Melibatkan musisi, perusahaan rekaman, jurnalis dan komunitas musik setempat. Kemudian WANTED Selection. Disinilah CD peserta akan dipilih dan akan maju ke Area Selection di 20 kota. WANTED Camp menjadi kawah candradimuka dari band-band finalis. Mereka diberi materi dan praktek untuk merasakan atmosfer industri musik itu sendiri.

Di Final Selection, mereka akan dinilai oleh juri seperti Capung Java Jive, Noey Java Jive, Anton Wahyuri, pengamat musik, Bhita [iRadio] dan beberapa nama lain yang sudah terkenal di bidangnya.

Soal materi, Capung mengatakan band yang ingin lolos seharusnya jangan pernah menjadi imitator dari band-band pemenang sebelumnya. “Mereka harus jadi dirinya sendiri dan punya karakter kuat dengan materinya. Kalau hanya jadi wannabe, agak sulit malah,” ujarnya.

Capung tak menampik kalau dalam event kali ini, ada beberapa band yang menyelipkan unsur lain diluar pop sebagai pemanis. “Silakan saja, kita tidak batas harus pop kok,” tegasnya.

Tahun ke-4 ini, A Mlid masih menggaet Musica Studio sebagai partner distribusi dan proses pembentukan band yang menang. “Kita tidak mencari band bagus, tapi mencari band berkarakter dan punya attitude yang bagus di industri,” jelas Bu Acin, Managing Director Musica Studio’s.

Nah, kalau kamu memang yakin punya semua syarat yang dicari, kenapa tidak segera mengirim materimu? [joko.moer]
  • Mengenang Andi Merriem Mattalata

    Mengenang Andi Merriem Mattalata
    Selain paras cantik, sesungguhnya yang pantas dicatat adalah karakter vokal Mer yang lembut tapi tak berkesan lemah. Mer menyanyikan lagu lagu dengan konotasi melankolik tapi tidak mendayu dan tidak meratap-ratap.

    Selengkapnya »

Take Me Home
Endah N' Rhesa
Before You Sleep
Endah N' Rhesa
Baby It’s You
Endah N' Rhesa
Uncle Jim
Endah N' Rhesa
Catch The Windblows
Endah N' Rhesa
Blue Day
Endah N' Rhesa
I Don’t Remember
Endah N' Rhesa
www.jurnallica.com SoundUp Magazine http://www.myspace.com/dgank

© 2009 - kanalmusik.com : Musik Indonesia, PASTI!