Musik Indonesia, Sebenarnya Seperti Apa si?

Musik Indonesia, Sebenarnya Seperti Apa si?


Ada banyak hal yang menjadi faktor pembeda karakteristik seseorang, di antaranya ialah latar belakang, jiwa seni, pengalaman, kualitas ilmu yang dikuasai, dan lain sebagainya. ...

Selengkapnya »

www.dapurletter.com www.rakosa-fm.co.id

Roh Pink Folyd Sambangi Jakarta

Pecinta musik Tanah Air khususnya era-era 60-an tentunya mengenal sosok band legendaris dunia bergenre progessive rock asal Inggris bernama Pink Flyod yang menggebrak industri musik dunia dengan komposisi lagu-lagu yang bergaya bombastis, sampul-sampul album yang indah serta konser-konser yang megah.
Tak diragukan lagi kiprah Pink Floyd di industri musik dunia dimana mereka merupakan salah satu kelompok musik rock yang paling sukses secara komersil yang pernah meraih peringkat ketujuh dalam jumlah penjualan album tertinggi di seluruh dunia.

Grup Band progressive rock yang didirikan tahun 1966 tersebut telah merampungkan sebanyak 12 album dalam perjalanan karirnya hingga akhirnya terpaksa terhenti di tahun 1994 karena adanya konflik internal band yang menyebabkan band dengan formasi Bob Klose (Gitar), Syd Barret (Vokal, Gitar), Richard Wright (Keyboards), Roger Waters (Bass) dan Nick Mason (Drum) harus bubar.

Adapun ke-12 album Pink Floyd yang beberapa telah menjadi hits adalah: The Paper at the Gates of Dawn (tahun 1967), A Saucerful of Secrets (tahun 1968), Ummagumma (tahun 1969), Atom Heart Mother (tahun 1970), Meddle (tahun 1971), The Dark Side of the Moon (tahun 1973), Wish You Were Here (tahun 1975), Animals (tahun 1977), The Wall (tahun 1979), The Final Cut (tahun 1983), A Momentary Lapse of Reason (tahun 1987) dan The Division Bell (tahun 1994).
Setelah 24 tahun tidak tampil bersama dimana terakhir di konser Earl’s Court London tahun 1981, di tanggal 2 Juli 2005 lalu, Pink Floyd sempat tampil reuni untuk pertama kalinya di Konser Live 8 di London dengan formasi Roger Waters, David Gilmour, Nick Mason dan Richard Wright, namun setelah itu  tenggelam kembali.

Bubarnya grup band Pink Floyd tentunya ditangisi oleh para penggemar fanatiknya yang tidak dapat lagi menikmati komposisi lagu-lagu progressive rocknya. Melihat masih tingginya antusias serta demi melepaskan kerinduan penggemar fanatik Pink Floyd di seluruh dunia maka sejak tahun 2009 lalu telah terbentuk sebuah grup band yang terdiri dari sembilan musisi Inggris yang tampil khusus tribute to Pink Floyd.

Grup band asal Inggris tersebut bernama The Spirit of Pink Floyd Show terdiri dari Nick Radcliffe (Gitar), Neil Fairclough (Bass dan Vokal), Andy Gibson (Vokal), Stella Fairhead (Gitar dan Vokal), Rick Benbow (Keyboard, Synths dan Vokal), Andy Treacey (Drum), Adele Harley (Penyanyi Latar), Ben Appleby (Saksofon dan Perkusi) dan Carolyn Harley (Penyanyi Latar).

Kehadiran grup band yang berdedikasi kepada Pink Floyd ini pantas untuk diperhatikan. Selain terdiri dari sembilan musisi Inggris yang telah memiliki pengalaman bermusik, The Spirit of Pink Floyd Show juga didukung dengan peralatan-peralatan produksi terbaru dan spektakuler kelas dunia yang menjadikannya sebagai grup band pendongkrak. Terlebih jalinan kerjasama dengan produser asal Los Angeles, Amerika Serikat baru-baru ini, membuat penampilan mereka menjadi lebih berkualitas.

Yang bakal menakjubkan pada penampilan mereka adalah permainan tata cahaya trbaru serta animasi multimedia yang menarik, The Spirit of Pink Floyd Show juga akan mempersembahkan penampilan yang unik dan inovatif untuk membawa kenangan kepada grup band klasik Pink Floyd yang tak hanya dapat dinikmati oleh penggemar fanatik Pink Floyd saja, tetapi juga pecinta musik dunia di segala usia.

Geliat dan aura kenangan terhadap grup band legendaris Pink Floyd tersebut, juga segera dihadirkan di hadapan pecinta musik Tanah Air di bulan Ramadhan ini. Applause Productions yang merupakan promotor musik berkualitas Indonesia bakal memboyong grup musik The Spirit of Pink Floyd Show untuk konser di Jakarta selama dua hari berturut-turut yaitu tanggal 28 Agustus 2010 bertempat di Grand Ballroom, Kempinski Hotel, Grand Indonesia, Jakarta.
Konser perdana yang berdedikasi Tribute to Pink Floyd ini, Applause Productions berusaha memberikan hiburan musik yang berkualitas bagi para penggemar fanatik Pink Floyd serta pecinta musik Tanah Air yang saat ini  tengah menjalankan ibadah berpuasa di bulan Ramadhan.

Seperti diutarakan oleh perwakilan Applause Productions, Shah Merdeka, “Kehadiran The Spirit of Pink Floyd Show di penghujung bulan Agustus mendatang yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan ini memang kami khususkan untuk memberikan hiburan musik berkualitas dan menawan kepada para pecinta musik Tanah Air. Kami percaya bahwa selain menunaikan ibadah puasa secara khusyu’, para pecinta musik Tanah Air juga haus akan hiburan musik kelas dunia. Untuk itulah kami hadirkan The Spirit of Pink Floyd Show untuk membawa kenangan kembali terhadap grup band progressive rock legendaris Pink Floyd tersebut”.

Walaupun bukan grup band Pink Floyd asli yang memang sudah bubar, pihak Applause Productions yakin bahwa kehadiran The Spirit of Pink Floyd Show yang merupakan band tribute to Pink Floyd ini tetap bakal memberikan penampilan terbaik bagi para penonton. Ditambahkan Shah Merdeka, “Meski hanya band tribute to Pink Floyd, tetapi kualitas bermusik dari grup band The Spirit of Pink Floyd ini tidak bisa dianggap remeh. Dengan formasi sembilan musisi Inggris yang telah malang melintang di industri musik, penampilan The Spirit of Pink Floyd Show ini juga bakal semarak dengan adanya permainan tata cahaya dan animasi multimedia nan ciamik yang bakal menghantarkan kenangan kepada grup band kesayangan mereka Pink Floyd”.
 
“Ditambah pengalaman manggung yang sukses di beberapa negara sejak tahun 2009 lalu, saya percaya penampilan The Spirit of Pink Floyd Show di Jakarta mendatang, juga bakal sukses menghibur seluruh penonton”, lanjut Shah Merdeka.
Mengenai harga tiket konser bertajuk serupa The Spirit of Pink Floyd Show ini, pihak Applause Productions menyediakan dalam tiga kelas yang berbeda yaitu Platinum (Rp. 1 juta), Gold (Rp. 600 ribu) dan Silver (Rp. 300 ribu) yang sudah dapat dipesan di ticketing box seperti biasa. [pr]
  • Mengenang Andi Merriem Mattalata

    Mengenang Andi Merriem Mattalata
    Selain paras cantik, sesungguhnya yang pantas dicatat adalah karakter vokal Mer yang lembut tapi tak berkesan lemah. Mer menyanyikan lagu lagu dengan konotasi melankolik tapi tidak mendayu dan tidak meratap-ratap.

    Selengkapnya »

Take Me Home
Endah N' Rhesa
Before You Sleep
Endah N' Rhesa
Baby It’s You
Endah N' Rhesa
Uncle Jim
Endah N' Rhesa
Catch The Windblows
Endah N' Rhesa
Blue Day
Endah N' Rhesa
I Don’t Remember
Endah N' Rhesa
www.jurnallica.com SoundUp Magazine http://www.myspace.com/dgank

© 2009 - kanalmusik.com : Musik Indonesia, PASTI!